Saud Daniel's Blog

Just another way to share

Pemantapan Kawasan dan Penetapan Status Hukum Taman Nasional Gunung Leuser

Masalah yang sering timbul adalah pada status kawasan taman nasional. Sehingga perlu diatur status hukum yang jelas yang mengatur tentang pemantapan kawasan. Dengan demikian masalah-masalah dapat terselesaikan. Pemantapan kawasan dan penetapan status hukum harus melibatkan banyak pihak terutama masyarakat yang berbatasan dengan kawasan taman nasional. Pada Gambar  dapat dijelaskan bahwa setelah pengukuhan status kawasan taman nasional selesai, perlu dibuat pal batas yang jelas dan pemeliharaan rutin, guna menjaga agar tidak ada perubahan batas kawasan taman nasional oleh pihak-pihak tertentu.

Dalam rangkaian proses pengukuhan kawasan hutan telah dikeluarkan Keputusan Menteri Kehutanan nomor: 276/Kpts-II/1997 tentang Penunjukan Taman Nasional Gunung Leuser seluas 1.094.692 hektar yang terletak di Provinsi daerah Istimewa Aceh dan Sumatera Utara. Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa Taman Nasional Gunung Leuser terdiri dari gabungan:

  1. Suaka Margasatwa Gunung Leuser                       : 416.500 Ha
  2. Suaka Margasatwa Kluet                                       :   20.000 Ha
  3. Suaka Margasatwa Langkat Barat                         :   51.000 Ha
  4. Suaka Margasatwa Langkat Selatan                      :   82.985 Ha
  5. Suaka Margasatwa Sekundur                                 :   60.600 Ha
  6. Suaka Margasatwa Kappi                                      : 142.800 Ha
  7. Taman Wisata Gurah                                              :     9.200 Ha
  8. Hutan Lindung dan Hutan Produksi Terbatas       : 292.707 Ha

Pada perkembangan selanjutnya, pada tanggal 10 Juni 2002, melalui Keputusan Menteri Kehutanan No. 6186/Kpts-II/2002, tentang Organisasi dan Tata Kerja Taman Nasional, Kepala UPT-TN (Balai TN) membawahi Kepala Sub Bagian TU dan Kepala Seksi Wilayah, selain juga Kelompok Jabatan Fungsional. Saat ini wilayah TNGL terbagi dalam 4 seksi wilayah dan mengikuti struktur organisasi taman nasional tipe A, yaitu di Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Langkat Sikundur, dan Langkat Selatan. Khusus wilayah Aceh Tenggara dengan didasarkan oleh karakteristik suku, dibagi lagi menjadi 2 wilayah koordinasi yaitu wilayah Gayo Lues di Blangkejeren dan wilayah Lembah Alas di Kutacane.

Filed under: Kehutanan dan Lingkungan, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: