Saud Daniel's Blog

Just another way to share

Ladia Galaska

Jalur Ladia Galaska adalah bagian dari sistem jaringan jalan di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam untuk menghubungkan daerah pantai dengan daerah pedalaman serta memperlancar hubungan antar kabupaten. Selain itu jalur tersebut juga dimaksudkan untuk memberikan akses bagi daerah-daerah pedalaman dan sentra-sentra produksi yang selama ini masih terisolir dari daerah sekitarnya. Peta jaringan jalan tersebut dapat dilihat dalam peta berikut :

Dengan berfungsinya jaringan ini, hubungan antara pantai Utara – Timur Aceh ke Barat – Selatan dapat dilakukan melalui bagian tengah yang akan memberikan lintasan yang lebih pendek dari sistem melingkar selama ini. Lebih jauh jaringan ini akan memberikan kemudahan bagi Kabupaten Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah dan Aceh Singkil menuju kabupaten tetangga seperti Aceh Timur, Aceh Barat dan Aceh Selatan yang berbatasan secara langsung tanpa melalui jalur Propinsi Sumatera Utara.Dengan demikian keakraban sosial dan kelancaran aktivitas  ekonomi antar kabupaten yang selama ini terkendala karena ketiadaan jalan penghubung, dapat terjalin dan berjalan efektif.

Tujuan pengembangan Jalur Ladia Galaska adalah :

  1. Membuka akses ke daerah  yang berpotensi untuk pengembangan perekonomian masyarakat
  2. Memantapkan ruas jalan penghubung antara daerah potensial dengan perdagangan/industri
  3. Meningkatkan jalan penghubung wilayah pantai barat/selatan dengan pantai timur dalam Propinsi NAD
  4. Memperpendek jarak antar kabupaten dalam Propinsi NAD

Jalur Ladia Galaska merupakan jalur penghubung utama antara pantai Utara–Timur dengan pantai Barat–Selatan melalui bagian tengah Aceh, memotong Bukit Barisan yang sebagian besar adalah kawasan lindung.

Mengingat begitu luas jangkauan areal yang harus difasilitasi, keseluruhan jaringan tersebut mencapai panjang 470 kilometer dengan 1.350 meter jembatan. Program penanganan direncanakan dengan meningkatkan ruas-ruas jalan jalan yang telah ada dan membuka atau membangun lahan baru pada ruas-ruas  jalan yang belum tembus.  Dari 470 kilometer jalan yang perlu ditangani, hanya 101,50 kilometer dalam keadaan baik, 87 kilometer rusak ringan, 221,50 kilometer rusak berat dan 60 kilometer relokasi. Disamping itu sepanjang 64 kilometer yang sudah ada perlu juga dilakukan relokasi.

Pada umumnya jalan yang sudah ada  dengan lebar jalur lalu lintas (perkerasan) 4,5 meter dan bahu kiri kanan jalan 1,5 meter. Untuk jalan arteri dan kolektor, perkerasan tersebut perlu diperlebar. Direncanakan lebar perkerasan untuk jalur Ladia Galaska adalah 7 meter dengan bahu kiri kanan masing-masing 1,5 meter.

Trase jalan ini  hanya sebagian kecil saja yang melalui daerah datar yaitu pada daerah Pantai Barat – Selatan dan Pantai Utara – Timur. Sebagian besarnya melalui daerah perbukitan yang memotong Bukit Barisan. Pada daerah datar atau bergelombang terdapat sekitar 344,91 kilometer (22%), selebihnya melalui daerah dengan topografi berat dimana kemiringan lebih besar dari 40%. Elevasi dasar  jalan 5 meter dpl dan tertinggi mencapai 1800 meter dpl. Bagian Tengah Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang merupakan lintasan Jalur Ladia Galaska sebagian besar merupakan Kawasan Ekosistem Leuser  dan wilayah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

sumber: Renstra Pengelolaan TNGL 2006–2010

Filed under: Kehutanan dan Lingkungan, , ,

One Response

  1. Achadiat Dritasto mengatakan:

    Karena kemiringan lahan di sepanjang jalur Ladia Galaska banyak yang lebih dari 40 %, gimana klo sepanjang jalur tersebut dibuat tidak di permukaan tanah, tetapi di atas dan tau dibawah permukaan tanah, terutama yang ada di dalam kawasan TNGL dan kawasan lindung lainnya, seperti ruas jalan baru di Kelok Sembilan Sumatera Barat. Agar tidak terjadi perubahan ginalahan di sekitar ruas jalan tersebut.
    Salam
    Atoksaja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: