Saud Daniel's Blog

Just another way to share

TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE-PANGRANGO

Dasar Penunjukan :

Keputusan Menteri Kehutanan

Nomor : 174/Kpts-II/2003

Tanggal 10 Juni 2003

Luas  : ±  21.975 Ha

Letak : Provinsi Jawa Barat,  Kabupaten Bogor, Cianjur, dan  Sukabumi.

Koordinat :

106° 50′ – 107° 02′  BT dan

06° 41′ – 06° 51′  LS.


Kondisi Umum

Keberadaan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mempunyai arti yang penting karena merupakan kawasan yang pertama ditetapkan sebagai cikal bakal cagar alam di Indonesia dan salah satu dari lima taman nasional yang pertama kalinya diumumkan di Indonesia pada tahun 1980.

Kawasan yang terletak di antara kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi ini merupakan kawasan perwakilan ekosistem hutan hujan pegunungan di Pulau Jawa dan merupakan tempat hidup berbagai jenis satwa baik yang dilindungi maupun tidak, dan mempunyai keanekaragraman jenis burung terbanyak di Pulau  Jawa.

Selain itu juga terdapat berbagai macam jenis tumbuhan, seperti tumbuhan berbunga yang lebih dari 1.500 spesies, paku-pakuan 400 species, lumut lebih dari 120 spesies dan  berdasarkan identifikasi 300 species diantaranya dapat digunakan sebagai tumbuhan obat, serta berstatus dilindungi terdapat 10 spesies. Di kawasan ini juga terdapat potensi fauna berupa insekta lebih dari 300 spesies, reptilia 75 spesies, ampibia 20 jenis, mamalia lebih dari 110 spesies.

Potensi lain yang paling menonjol akhir-akhir ini di kawasan taman nasional ini adalah sungai, yaitu sungai orde I dan II yang terdapat 1.075 anak sungai, sungai orde III sebanyak 58 sungai yang secara keseluruhan termasuk kedalam 3 Daerah Aliran Sungai.

Karena ketersediaan potensi yang begitu, besar maka sudah sejak lama hutan Gunung Gede Pangrango menjadi tempat penelitian flora dan fauna yang kemudian dikembangkan untuk dapat dimanfaatkan bagi berbagai kepentingan  seperti pendidikan, rekreasi alam, dan penunjang budidaya.

Obyek Wisata

Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi antara lain :

a. Telaga Biru ; Danau kecil berukuran 150 m2 (1.575 m dpl.) yang terletak 1,5 km dari pintu masuk Cibodas, merupakan danau yang  selalu tampak biru karena terdapatnya ganggang biru dan bila diterpa sinar matahari permukaan airnya tampak biru kehijauan sangat mengesankan.

b. Air terjun Cibeureum ; Air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar 50 meter yang terletak sekitar 2,8 km dari pintu masuk, merupakan tempat yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan. Di sekitar air terjun tersebut terdapat  sejenis lumut berwarna merah yang merupakan lumut endemik di Jawa Barat.

c. Air Panas ; Terletak sekitar 5,3 km atau 2 jam perjalanan dari Cibodas.

d. Kandang Batu dan Kandang Badak ; Lokasi ini merupakan tempat  berkemah dan tempat pengamatan tumbuhan/satwa. Kandang Batu berada pada ketinggian 2.220 m dpl dengan  jarak 5,6 km atau 2,5 jam berjalan kaki dan Kandang Badak sejauh 7,8 km atau 3,5 jam berjalan kaki dari pintu masuk  Cibodas.

e. Puncak dan Kawah Gunung Gede ; Di Puncak Gunung Gede biasanya  pengunjung menyempatkan diri melihat matahari terbit dan disaat yang cerah pengunjung dapat melihat pemandangan hamparan kota Cianjur-Sukabumi-Bogor. Di komplek kawahnya  terdapat tiga kawah yang masih aktif  yaitu kawah Lanang, Ratu dan Wadon. Lokasinya di ketinggian 2.958 m dpl dengan jarak 9,7 km atau 5 jam perjalanan dari Cibodas. Ditempat ini pengunjung dapat mengamati batuan volkanik dan tumbuhan khas disekitarnya.

f. Alun-alun Suryakencana ; Merupakan dataran seluas 40 hektar yang  ditutupi oleh hamparan bunga edelweiss. Tempat yang menakjubkan itu berada pada ketinggian 2.750 m dpl dengan jarak 11,8 km atau 6 jam perjalanan dari Cibodas.

g. Gunung Putri dan Selabintana ; Merupakan tempat berkemah yang dapat menampung  100-150 penunjung.

Cara mencapai lokasi

Taman Nasional Gunung Gede Pangarngo dapat dicapai melalui enam daerah pintu masuk, yaitu :

Pintu masuk Cibodas (termasuk wilayah Kabupaten Cianjur), merupakan pintu utama dan terletak di dekat kantor taman nasional, yang dapat ditempuh dengan kendaraan umum dari Jakarta sekitar 2,5 jam (±100 km) perjalanan melalui jalur Jakarta-Bogor-Puncak-Cibodas dan dari Bandung melalui jalur Bandung-Cianjur-Cipanas-Cibodas dengan jarak tempuh ±85 km atau sekitar 2 jam.

Pintu masuk Gunung Putri (termasuk wilayah Kabupaten Cianjur), berdekatan dengan Cibodas ±10 Km, dapat dicapai melalui Cipanas Pacet.

Pintu masuk Selabintana dan Situgunung (termasuk wilayah Kabupaten Sukabumi), dapat ditempuh melalui kendaraan umum dari Jakarta, melalui Jakarta-Bogor-Sukabumi-Selabintana/Situgunung, dengan jarak tempuh ±110 Km atau sekitar 3,5 jam perjalanan; dari Bandung melalui jalur Bandung-Cianjur-Sukabumi-Selabintana/Situgunung, dengan jarak tempuh ±90 Km atau sekitar 3 jam perjalanan.

Pintu masuk Bodogol termasuk wilayah Kabupaten Bogor yang dapat ditempuh dari tepi jalan raya Bogor-Sukabumi di Desa Tenjoayu, dengan jarak tempuh ±10 Km.

Pintu masuk Cisarua termasuk wilayah Kabupaten Bogor yang dapat ditempuh dari tepi jalan raya Bogor-Puncak melalui Desa Citeko, dengan jarak tempuh ± 6 Km.

TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE-PANGRANGO

Dasar Penunjukan :

Keputusan Menteri Kehutanan

Nomor : 174/Kpts-II/2003

Tanggal 10 Juni 2003

Luas  : ±  21.975 Ha

Letak : Provinsi Jawa Barat,  Kabupaten Bogor, Cianjur, dan  Sukabumi.

Koordinat :

106° 50′ – 107° 02′  BT dan

06° 41′ – 06° 51′  LS.

Kondisi Umum

Keberadaan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mempunyai arti yang penting karena merupakan kawasan yang pertama ditetapkan sebagai cikal bakal cagar alam di Indonesia dan salah satu dari lima taman nasional yang pertama kalinya diumumkan di Indonesia pada tahun 1980.

Kawasan yang terletak di antara kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi ini merupakan kawasan perwakilan ekosistem hutan hujan pegunungan di Pulau Jawa dan merupakan tempat hidup berbagai jenis satwa baik yang dilindungi maupun tidak, dan mempunyai keanekaragraman jenis burung terbanyak di Pulau  Jawa.

Selain itu juga terdapat berbagai macam jenis tumbuhan, seperti tumbuhan berbunga yang lebih dari 1.500 spesies, paku-pakuan 400 species, lumut lebih dari 120 spesies dan  berdasarkan identifikasi 300 species diantaranya dapat digunakan sebagai tumbuhan obat, serta berstatus dilindungi terdapat 10 spesies. Di kawasan ini juga terdapat potensi fauna berupa insekta lebih dari 300 spesies, reptilia 75 spesies, ampibia 20 jenis, mamalia lebih dari 110 spesies.

Potensi lain yang paling menonjol akhir-akhir ini di kawasan taman nasional ini adalah sungai, yaitu sungai orde I dan II yang terdapat 1.075 anak sungai, sungai orde III sebanyak 58 sungai yang secara keseluruhan termasuk kedalam 3 Daerah Aliran Sungai.

Karena ketersediaan potensi yang begitu, besar maka sudah sejak lama hutan Gunung Gede Pangrango menjadi tempat penelitian flora dan fauna yang kemudian dikembangkan untuk dapat dimanfaatkan bagi berbagai kepentingan  seperti pendidikan, rekreasi alam, dan penunjang budidaya.

Obyek Wisata

Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi antara lain :

a. Telaga Biru ; Danau kecil berukuran 150 m2 (1.575 m dpl.) yang terletak 1,5 km dari pintu masuk Cibodas, merupakan danau yang  selalu tampak biru karena terdapatnya ganggang biru dan bila diterpa sinar matahari permukaan airnya tampak biru kehijauan sangat mengesankan.

b. Air terjun Cibeureum ; Air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar 50 meter yang terletak sekitar 2,8 km dari pintu masuk, merupakan tempat yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan. Di sekitar air terjun tersebut terdapat  sejenis lumut berwarna merah yang merupakan lumut endemik di Jawa Barat.

c. Air Panas ; Terletak sekitar 5,3 km atau 2 jam perjalanan dari Cibodas.

d. Kandang Batu dan Kandang Badak ; Lokasi ini merupakan tempat  berkemah dan tempat pengamatan tumbuhan/satwa. Kandang Batu berada pada ketinggian 2.220 m dpl dengan  jarak 5,6 km atau 2,5 jam berjalan kaki dan Kandang Badak sejauh 7,8 km atau 3,5 jam berjalan kaki dari pintu masuk  Cibodas.

e. Puncak dan Kawah Gunung Gede ; Di Puncak Gunung Gede biasanya  pengunjung menyempatkan diri melihat matahari terbit dan disaat yang cerah pengunjung dapat melihat pemandangan hamparan kota Cianjur-Sukabumi-Bogor. Di komplek kawahnya  terdapat tiga kawah yang masih aktif  yaitu kawah Lanang, Ratu dan Wadon. Lokasinya di ketinggian 2.958 m dpl dengan jarak 9,7 km atau 5 jam perjalanan dari Cibodas. Ditempat ini pengunjung dapat mengamati batuan volkanik dan tumbuhan khas disekitarnya.

f. Alun-alun Suryakencana ; Merupakan dataran seluas 40 hektar yang  ditutupi oleh hamparan bunga edelweiss. Tempat yang menakjubkan itu berada pada ketinggian 2.750 m dpl dengan jarak 11,8 km atau 6 jam perjalanan dari Cibodas.

g. Gunung Putri dan Selabintana ; Merupakan tempat berkemah yang dapat menampung  100-150 penunjung.

Cara mencapai lokasi

Taman Nasional Gunung Gede Pangarngo dapat dicapai melalui enam daerah pintu masuk, yaitu :

Pintu masuk Cibodas (termasuk wilayah Kabupaten Cianjur), merupakan pintu utama dan terletak di dekat kantor taman nasional, yang dapat ditempuh dengan kendaraan umum dari Jakarta sekitar 2,5 jam (±100 km) perjalanan melalui jalur Jakarta-Bogor-Puncak-Cibodas dan dari Bandung melalui jalur Bandung-Cianjur-Cipanas-Cibodas dengan jarak tempuh ±85 km atau sekitar 2 jam.

Pintu masuk Gunung Putri (termasuk wilayah Kabupaten Cianjur), berdekatan dengan Cibodas ±10 Km, dapat dicapai melalui Cipanas Pacet.

Pintu masuk Selabintana dan Situgunung (termasuk wilayah Kabupaten Sukabumi), dapat ditempuh melalui kendaraan umum dari Jakarta, melalui Jakarta-Bogor-Sukabumi-Selabintana/Situgunung, dengan jarak tempuh ±110 Km atau sekitar 3,5 jam perjalanan; dari Bandung melalui jalur Bandung-Cianjur-Sukabumi-Selabintana/Situgunung, dengan jarak tempuh ±90 Km atau sekitar 3 jam perjalanan.

Pintu masuk Bodogol termasuk wilayah Kabupaten Bogor yang dapat ditempuh dari tepi jalan raya Bogor-Sukabumi di Desa Tenjoayu, dengan jarak tempuh ±10 Km.

Pintu masuk Cisarua termasuk wilayah Kabupaten Bogor yang dapat ditempuh dari tepi jalan raya Bogor-Puncak melalui Desa Citeko, dengan jarak tempuh ± 6 Km.

Filed under: Kehutanan dan Lingkungan, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: