Saud Daniel's Blog

Just another way to share

TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN-SALAK

Dasar Penunjukan :

Keputusan Menteri Kehutanan

Nomor : 175/Kpts-II/2003

Tanggal 10 Juni 2003

Luas  : ± 113.357 Ha

Letak :

  • Provinsi Jawa Barat, Kabupaten  Sukabumi, dan Bogor Provinsi Banten, Kabupaten Lebak

Koordinat :

106° 13′ – 106° 46′ BT dan

06° 32′ –  06° 55′  LS

Kondisi Umum

Taman Nasional Gunung Halimun Salak merupakan kawasan hutan hujan pegunungan yang tersisa dan terluas di Jawa Barat. Kawasan ini  merupakan ekosistem hutan alam yang memiliki sumber plasma nutfah dan keanekaragaman tumbuhan dan satwa yang sangat tinggi. Kawasan ini merupakan habitat populasi owa jawa (Hylobates moloch) yang terpadat di jawa, dan merupakan habitat beberapa satwa terancam punah lainnya, seperti elang jawa (Spizaetus bartelsi), macan tutul (Panthera pardus), surili (Presbytis comata), serta beberapa jenis tumbuhan endemik setempat.

Kondisi alamnya yang relatif masih utuh, potensi keindahan alamnya, dan kekayaan keanekaragaman hayatinya menjadikan kawasan ini seperti surga tidak hanya bagi manusia, tetapi juga surga bagi kehidupan liar yang ada di dalamnya. Disamping itu kawasan ini memiliki fungsi vital sebagai daerah tangkapan air yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat beberapa kabupaten di sekitarnya.

Potensi Wisata

Taman Nasional Gunung Halimun merupakan tempat rekreasi/pariwisata alam yang sangat menarik, karena beragamnya obyek dan daya tarik wisata alam yang dimilikinya. Suasana alami dengan suara kicauan burung dan suara satwa lainnya, merupakan tempat yang ideal untuk pengamatan hidupan liar.

Taman nasional ini memiliki fasilitas canopy trail yaitu sarana untuk berjalan dari tajuk pohon ke tajuk pohon yang lain, untuk mengamati kehidupan burung dan satwa liar lainnya.

Keindahan alam dengan kehidupan liar, gemuruh air terjun dan gemericik aliran sungai kecil yang jernih, kesemuanya merupakan fenomena  alam yang dapat memberi pengalaman yang tidak akan terlupakan, terutama bagi wisatawan dari kota-kota besar.

Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi :

  1. Curug Cimantaja, Curug Piit, Curug Cipamulaan, Curug Cihanyawar, Curug Citangkolo. (menjelajahi hutan, pengamatan tumbuhan dan satwa).
  2. Sungai Citarik (Arung jeram).
  3. Cikaniki dan Citalahab (Berkemah, atraksi canopy trail dan pengamatan tumbuhan/satwa).
  4. Candi Cibedug. Candi tua berukuran kecil dari zaman megalitik dapat dilihat 8 km dari Desa Citorek.
  5. Gunung Halimun (± 1.929 m. dpl), Gunung Sanggabuana (± 1.919 m. dpl); Penjelajahan dan pendakian gunung).
  6. Obyek wisata lainnya berada di pintu masuk utama Cipeuteuy berupa Perkebunan Teh Nirmala.
  7. Atraksi budaya di sekitar taman nasional berupa upacara Seren Tahun pada bulan Juli. Upacara tersebut diselenggarakan di Kasepuhan Banten Kidul dengan pagelaran kesenian tradisional, mulai dari kesenian yang sudah langka seperti debus, musik angklung besar sampai kesenian khas Sunda lainnya.

Cara mencapai lokasi

Taman Nasional Gunung Halimun-Salak terletak tidak jauh dari beberapa kota yang relatif besar, yaitu Bogor, Sukabumi dan Lebak.

Rute perjalanan menuju kantor Pengelola yaitu; Parungkuda-Kabandungan (kantor Taman Nasional Gunung Halimun-Salak) berjarak 30 km dengan kondisi jalan cukup baik (jalan beraspal). Namun terdapat juga enam jalan masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak dengan kondisi jalan yang sangat bervariasi, yaitu ; dapat menggunakan kendaraan roda empat, roda dua sampai hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki.

Filed under: Kehutanan dan Lingkungan, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: